Insiden Kedekatan Landasan Pacu di Mumbai: Pesawat Air India dan IndiGo A320

Penerbangan IndiGo (dalam lingkaran merah) mendarat di landasan pacu bandara Mumbai sedangkan penerbangan Air India (dalam lingkaran merah) masih lepas landas. (Sumber: @karanbhanushaliii di X)

Pada tanggal 8 Juni 2024, Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji Maharaj (BOM) Mumbai menyaksikan insiden kedekatan landasan pacu yang signifikan yang melibatkan dua pesawat Airbus A320 di salah satu bandara tersibuk di India.

Ikhtisar Insiden

Dua pesawat yang terlibat adalah Airbus A320 Air India, registrasi VT-RTS , mengoperasikan penerbangan AI657 , dan IndiGo Airbus A320, registrasi VT-ISV , mengoperasikan penerbangan 6E5053 . Peristiwa itu terjadi di Runway 27R, landasan kritis Bandara BOM.

Sekitar pukul 00:45 UTC, penerbangan Air India AI657 mulai lepas landas. Pada saat yang sama, penerbangan IndiGo 6E5053 sedang melakukan pendekatan terakhirnya. Pada 00:45 UTC, IndiGo A320 telah memasuki area landasan pacu sementara pesawat Air India melaju dengan kecepatan melebihi 90 knot.

Nyaris

Gawatnya situasi menjadi jelas ketika kedua pesawat itu saling mendekat. Rekaman kejadian menunjukkan bahwa IndiGo A320 mendarat hanya beberapa detik setelah Air India A320 lepas landas. Skenario ini menghadirkan dilema yang berat bagi kedua pilot: apakah akan melanjutkan manuver pendaratan atau lepas landas, melakukan go-around, atau membatalkan lepas landas. Setiap opsi penuh dengan risiko, mengingat minimalnya margin aman yang tersedia.

Respon Segera

Menanggapi kejadian tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DGCA), India, bertindak cepat. Seorang petugas Pengendali Lalu Lintas Udara (ATC) dari bandara Mumbai dicopot dari daftarnya sambil menunggu penyelidikan. Tindakan ini menggarisbawahi keseriusan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dalam menangani insiden jarak dekat dan menyoroti pentingnya pengendalian lalu lintas udara dalam menjamin keselamatan operasi pesawat.

Analisis dan Implikasi

Tabrakan di landasan pacu dan insiden jarak dekat adalah salah satu peristiwa paling berbahaya dalam penerbangan. Jika tidak dikelola dengan baik, hal ini dapat menyebabkan dampak yang sangat buruk. Insiden di bandara Mumbai ini merupakan pengingat akan perlunya kewaspadaan berkelanjutan, pelatihan ketat, dan kepatuhan terhadap protokol oleh seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam operasi penerbangan.

Insiden ini kemungkinan akan mengarah pada peninjauan menyeluruh terhadap prosedur ATC di bandara Mumbai dan kemungkinan di bandara sibuk lainnya di India. Hal ini juga berfungsi sebagai titik pembelajaran penting bagi pilot dan pengontrol lalu lintas udara, yang menekankan pentingnya komunikasi yang jelas, kesadaran situasional, dan kemampuan untuk membuat keputusan sepersekian detik di bawah tekanan.

BACA SELANJUTNYA...

Apakah Anda sudah mempertimbangkan untuk bebas iklan?

Nonaktifkan pemblokir iklan atau berlangganan rencana untuk menggunakan Radarbox tanpa iklan. Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Anda telah diizinkan untuk mendarat di situs web RadarBox. Dengan terus menggunakan layanan kami, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami.

SEMBUNYIKAN